SULBAR, BKM – Menyongsong tahun anggaran 2026, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) internal di Aula Kantor DKP Sulbar, Senin (26/01/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan menyelaraskan visi seluruh unit kerja demi memperkuat sektor kelautan sebagai pilar ekonomi daerah.
Rapat yang dimulai pukul 11.15 WITA tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat administrator serta Kepala UPTD Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Poniang. Fokus utamanya adalah memastikan setiap program kerja selaras dengan arah pembangunan yang dicanangkan pasangan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM, yang memimpin langsung jalannya rakor, menegaskan bahwa kekompakan antarunit adalah kunci. Ia meminta seluruh bidang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga peka terhadap kebutuhan riil di lapangan.
”Forum ini adalah langkah strategis untuk menyatukan gerak. Kita ingin setiap program yang direncanakan untuk tahun 2026 benar-benar menyentuh kebutuhan nelayan tangkap, pembudidaya, hingga pelaku usaha perikanan kita,” tegas Safaruddin dalam arahannya.
Selain merancang peta jalan tahun 2026, Rakor ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja berjalan. Para pejabat administrator berkesempatan memaparkan kendala di lapangan guna mencari solusi bersama secara kolektif.
Satu poin krusial yang dibahas adalah peran UPTD BBIP Poniang. Dalam paparannya, pihak BBIP menekankan komitmennya dalam menjaga kualitas dan ketersediaan benih ikan. Hal ini dinilai vital sebagai fondasi utama sektor perikanan budidaya yang berkelanjutan di Bumi Manakarra.
Melalui kematangan perencanaan ini, DKP Sulbar optimis mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan. (Rls)


Tinggalkan Balasan