MAMUJU, BKM – Langkah konkret dalam memperkuat struktur keuangan daerah terus dipacu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat. Melalui fasilitasi dari Sekretariat DPRD Sulbar, Komisi III menggelar rapat kerja intensif bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra guna mengevaluasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan retribusi daerah, Kamis (12/02/2026).

​Rapat yang berlangsung di ruang kerja Komisi III ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Sulbar, Usman Suhuria. Turut hadir anggota Komisi III lainnya, Saddam dan Elisabeth, yang secara mendalam membedah realisasi pendapatan serta mengidentifikasi kendala teknis pemungutan di lapangan.

​Dalam forum tersebut, Komisi III menekankan pentingnya pergeseran strategi dari sekadar mengejar angka menjadi kebijakan pendapatan yang terukur dan berkelanjutan. Sekretariat DPRD Sulbar memastikan seluruh jalannya diskusi dan data yang masuk terdokumentasi dengan baik untuk penyusunan rekomendasi resmi.

​Usman Suhuria menegaskan bahwa hasil evaluasi ini akan dirumuskan menjadi poin-poin rekomendasi strategis bagi pihak eksekutif.

​”Kami akan merinci seluruh hasil rapat ini sebagai rekomendasi formal kepada Bapak Gubernur. Fokus utama kita adalah memperbaiki target pendapatan yang ada dan menggali potensi-potensi baru yang selama ini belum tergarap maksimal untuk meningkatkan PAD Sulawesi Barat,” tegas Usman.

​Selain evaluasi angka, rapat ini juga mendorong OPD mitra untuk melahirkan inovasi pelayanan yang mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi inklusif. Sinergi antara pengawasan ketat dari DPRD dan dukungan administratif dari Sekretariat DPRD Sulbar diharapkan mampu menciptakan tata kelola pendapatan yang lebih transparan dan berdaya saing bagi kemajuan Provinsi Sulawesi Barat.