MAMUJU, BKM – Wajah sumringah terpancar dari warga Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Mimpi mereka memiliki akses penyeberangan yang kokoh kini menjadi kenyataan. Proyek pembangunan jembatan gantung yang membelah Sungai Paniki dilaporkan telah tuntas 100 persen pada Jumat (6/3/2026).
Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan simbol berakhirnya masa-masa sulit warga yang selama ini harus bertaruh nyawa menyeberangi arus sungai. Terlebih saat musim penghujan tiba, debit air Sungai Paniki yang meningkat seringkali melumpuhkan total aktivitas pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi warga setempat.
https://beritakotamanakarra.co/kades-bonda-apresiasi-prabowo-kodim-mamuju-jembatan-garuda/
Dandim 1418/Mamuju, Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P., menyampaikan rasa bangganya atas rampungnya proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah manis dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan semangat gotong royong masyarakat.
”Pembangunan ini adalah tentang membuka pintu harapan baru. Kami sangat mengapresiasi dedikasi semua pihak di lapangan. Kini, akses bukan lagi hambatan bagi warga Desa Bonda untuk maju dan berkembang,” ujar Letkol Arm Andang Radianto.
Dengan berfungsinya jembatan ini, Desa Bonda diharapkan mampu bertransformasi menjadi desa yang lebih mandiri dan sejahtera, didukung oleh konektivitas yang lancar dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan