MAMUJU, BKM – Di tengah suasana bulan suci Ramadan, Sentra Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Bunde Sampaga terus memacu produktivitas dengan standar yang lebih tinggi. Di bawah kepemimpinan Kepala SPPG, Muh. Irsyad, para relawan terlihat bahu-membahu memastikan setiap paket makanan yang dipersiapkan memiliki kualitas terbaik guna meminimalisir isu negatif terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Berdasarkan dokumentasi kegiatan di lokasi, tampak para relawan sedang melakukan proses pengepakan ribuan roti dan paket makanan ringan ke dalam keranjang-keranjang distribusi. Setiap item produk telah dikemas secara individu menggunakan plastik kedap udara untuk menjaga higienitas dan kesegaran hingga ke tangan penerima.

​Kepala SPPG Bunde Sampaga, Muh. Irsyad, menegaskan bahwa aspek pengawasan kualitas (quality control) menjadi harga mati, terutama saat permintaan meningkat di bulan puasa.

​”Kami menyadari bahwa program MBG adalah amanah besar. Oleh karena itu, di bulan Ramadan ini, relawan kami bekerja ekstra teliti. Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi isu negatif. Kualitas rasa, kebersihan kemasan, dan ketepatan waktu distribusi adalah prioritas utama kami,” ujar Muh. Irsyad.

Poin Utama Fokus Kualitas SPPG Bunde Sampaga:

  • Pengepakan Berlapis: Penggunaan plastik pelindung pada setiap satuan makanan untuk mencegah kontaminasi luar.
  • Sistem Sortir Ketat: Relawan melakukan pengecekan visual pada setiap paket sebelum dimasukkan ke dalam keranjang distribusi.
  • Manajemen Kebersihan: Area kerja dijaga tetap bersih dan terorganisir meski dalam volume produksi yang besar.
  • Dedikasi Relawan: Tim tetap menjaga semangat pelayanan yang humanis dan teliti meski sedang menjalankan ibadah puasa.

​Langkah preventif ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab SPPG Bunde Sampaga terhadap masyarakat. Dengan menjaga kualitas produk tetap prima, diharapkan kepercayaan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal tanpa adanya hambatan teknis maupun persepsi negatif di lapangan.