MAMUJU, BKM – Universitas Tomakaka (Unika) melakukan gebrakan radikal di dunia pendidikan. Mereka resmi menggeser standar kelulusan kuno yang hanya mengejar kuantitas (output), menjadi fokus pada dampak nyata lulusan di dunia kerja dan sosial (outcome).

Pendiri Universitas Tomakaka, Drs.H.Ahmad Taufan, MM, menegaskan lembaga pendidikan punya tanggung jawab moral besar atas masa depan mahasiswanya. Baginya, keberhasilan tidak boleh berhenti saat selembar ijazah diserahkan.

“Kami menetapkan penyelenggaraan pendidikan ini tidak lagi cuma sampai output, tapi wajib menyentuh outcome,” tegas Drs.H.Ahmad Taufan, MM.

Lewat orientasi baru ini, proses belajar di kelas dipastikan selaras dengan kebutuhan riil industri. Yayasan dan Universitas berkomitmen mendampingi penggalan karier alumni agar memiliki daya saing tinggi. “Artinya, kami memastikan alumni ini benar-benar diterima dan terserap di tengah masyarakat,” pungkasnya. Langkah progresif ini diharapkan menjadi role model baru dalam menekan angka pengangguran terdidik di Sulawesi Barat. (Zulkifli)