JAKARTA, BKM – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (DPP AKSI) secara terbuka menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Presiden RI. Komitmen ini disalurkan langsung melalui Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi, atas keseriusan pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi akar rumput melalui skema Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dalam pertemuan strategis yang digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Jakarta pada 17 Juli 2026, jajaran pimpinan DPP AKSI menyatukan barisan untuk menegaskan satu misi vital: mengawal totalitas implementasi KDMP di 74 ribu desa se-Indonesia.
Bagi AKSI, lahirnya KDMP merupakan momentum emas sejarah untuk merebut kembali marwah koperasi sebagai tiang utama ekonomi kerakyatan. Wilayah perdesaan dinilai menyimpan kekayaan potensi yang luar biasa besar, namun perkembangannya kerap tercekik akibat sulitnya akses permodalan, rantai pasar yang timpang, serta kelemahan manajerial.
“Kini desa diberi alat, diberi kepercayaan, dan diberi panggung utama oleh negara. Tugas kami sebagai kepala desa adalah menjamin program ini berjalan sukses di lapangan. Tidak ada opsi gagal, harga mati adalah keberhasilan,” ungkap Abd Wahab, S.Sos, NL.P, Ketua DPP AKSI Bidang Ekonomi dan Investasi Desa dengan nada optimis.
Sebagai bukti konkret keseriusan organisasi, DPP AKSI telah memetakan tiga pilar strategi utama yang akan dijalankan secara paralel di seluruh penjuru nusantara:
- Sosialisasi Masif
- Pelatihan Profesional
- Pengawasan Berlapis.
Di hadapan Penasihat Khusus Presiden, DPP AKSI turut menyuarakan urgensi kemudahan regulasi turunan. Pengondisian ini diperlukan agar birokrasi terkait legalitas, suntikan dana stimulus modal, serta akses pemasaran produk-produk unggulan desa tidak mengalami penyumbatan administratif di tingkat birokrat.
“Pak, kami mohon awasi jalannya program ini di lapangan. Tegur dan ingatkan kami seketika jika ada langkah yang melenceng. Komitmen kami bulat bekerja demi satu tujuan besar: melahirkan desa mandiri untuk menopang Indonesia yang kuat,” pungkas Abd Wahab menutup keterangannya kepada awak media.(Zulkifli) .


Tinggalkan Balasan