MAMUJU, BKM — Selama satu bulan terakhir kelangkaan tabung Gas LPG 3 Kg menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat Mamuju.

Pemerintah Daerah dan Pertamina dianggap acuh tak acuh soal kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, hal tersebut diungkapkan oleh salah satu warga Mamuju, Halik.

“Sudah satu bulan terakhir pak gas 3 kg langka, yang parahnya pemerintah dan pertamina tidak berbuat apa-apa terkait kelangkaan tersebut”, Kata Halik

Halik juga menyayangkan penyaluran Gas 3 Kg di pangkalan yang tidak berdasar dengan pencatatan KTP yang selama ini berlaku.

” Parahnya di pangkalan sekarang pak, saya sebagai warga sudah hampir dua minggu tidak mengambil gas 3 kg diakibatkan gas selalu kosong, padahal saya tercatat di pangkalan tersebut, lantas jatah saya yang harusnya saya dapat, diambil siapa pak ?”, Kesal Halik.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan, “Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan ketersediaan dan juga distribusi LPG bersubsidi sesuai aturan dan tepat sasaran. Kami juga mengedukasi masyarakat agar memahami peruntukan LPG 3 kg dan membeli di pangkalan resmi. Kolaborasi erat dengan pemerintah dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan energi bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Fahrougi menambahkan, langkah-langkah seperti pengecekan langsung ini juga menjadi upaya Pertamina untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap distribusi energi bersubsidi. Dengan penyaluran yang lebih transparan dan pengawasan yang ketat, Pertamina berharap masyarakat dapat merasa tenang karena ketersediaan energi untuk kebutuhan sehari-hari tetap terjaga.

Apabila masyarakat menemukan adanya praktik kecurangan yang dilakukan oleh agen ataupun pangkalan LPG, dapat melaporkan ke Call Center Pertamina di 135 untuk informasi lebih lanjut.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama instansi terkait melakukan inspeksi ke beberapa pangkalan LPG 3 Kg di Kabupaten Mamuju, (9/12/24)

Sementara itu Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Kabupaten Mamuju, Andi Tanri Saung, S.E, menyampaikan bahwa stok aman dan menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan LPG 3 kg secara bijak. “Kami telah mengecek ke beberapa pangkalan di Mamuju, dan dapat kita lihat bahwa stok aman, dan kami menghimbau agar masyarakat dapat bijak menggunakan LPG sesuai kebutuhan dan belilah di LPG di pangkalan resmi,” ucapnya.
(Dzulkifli)