MAMUJU, BKM — Viral video beredar di media soasial berdurasi 0:26 detik yang menunjukkan kebrutalan oknum yang diduga kepolisian melakukan pengeroyokan terhadap salah satu kader PMII inisial MD.

Kejadian tersebut diketahui pada saat aksi unjuk rasa solidaritas di depan kantor polresta mamuju pada 1 januari 2025, Korban pun mengalami pemukulan dibagian kepala dan akhirnya sempat dirawat di RSUD Bhayangkara mamuju.

Tak lama berselang korban melakukan laporan polisi ke polresta mamuju yang didampingi oleh ketua pmii cabang mamuju dengan nomor polisi LP/B/03/I/2025/SPKT/RESTA MAMUJU/SULBAR Tanggal 02 Kamis 2025.

Aksi brutal yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian tersebut sontak menuai kritikan tajam dari ketua Laskar Anti Korupsi Sulawesi Barat Muslim Fathilla Azis

“Negara kita negara hukum bukan berada pada hutan rimba yang seenaknya melakukan pemukulan secara brutal”, Kata Muslim

Muslim juga meminta oknum kepolisian yang melakukan pemukulan mesti di PTDH jangan hanya sanksi etik,karena videonya sudah viral di masyarakat, Ujarnya.

Muslim menganggap jika Kapolda sulbar dan kapolresta mamuju tidak mampu menuntaskan kasus ini maka sebaiknya mundur saja dari jabatannya, Ungkapnya.

“Jika tidak ada sanksi tegas maka tidak menutup kemungkinan kedepan oknum-oknum polri akan berbuat yang sama”Pungkas Muslim.

Sekali lagi dengan tegas saya sampaikan bahwa proses hukum secara berkeadilan mesti ditegakkan di sulbar,jangan ada lagi oknum-oknum seperti itu, Tutup Muslim

(Zulkifli)