​MAMUJU, BKM — Acara Gema Sulbar yang digadang-gadang menjadi hiburan megah bagi masyarakat Mamuju, justru berujung pada kekecewaan. Berbagai keluhan muncul dari para pengunjung, mulai dari buruknya manajemen acara hingga penampilan artis utama yang jauh dari ekspektasi.

​Ribuan pengunjung sudah harus berhadapan dengan masalah sejak perjalanan. Pengalihan arus lalu lintas di sekitar area acara menyebabkan kemacetan parah di beberapa ruas jalan.

Kurangnya sosialisasi dan koordinasi dari pihak terkait membuat banyak pengendara terjebak berjam-jam.

“Jalanan macet total. Kami sudah berjuang di jalanan, tapi malah buang-buang waktu,” keluh seorang warga yang terpaksa memutar balik kendaraannya.

​Sesampainya di lokasi, kekecewaan berlanjut. Banyak pengunjung mengeluhkan minimnya fasilitas dan persiapan panitia.

Beberapa di antaranya mengeluhkan penataan area yang kurang teratur, serta kurangnya informasi yang jelas mengenai jadwal acara.

Padahal, antusiasme masyarakat Mamuju terlihat sangat tinggi. Kerumunan pengunjung yang memadati lokasi menunjukkan bahwa masyarakat Mamuju “haus akan hiburan” setelah sekian lama tidak ada acara besar.

​​Puncak kekecewaan terjadi saat penampilan artis utama, Jackson Zeran.

Banyak pengunjung yang rela menembus macet dan berdesakan di lokasi, hanya untuk menyaksikan sang idola.

Namun, harapan itu pupus ketika Jackson Zeran hanya tampil dengan membawakan dua lagu saja.

“Saya datang jauh-jauh, macet-macetan, hanya untuk nonton dia menyanyi dua lagu. Rasanya tidak sebanding dengan perjuangan kami,” ujar seorang penggemar yang tampak kecewa.

​Insiden ini menjadi catatan penting bagi pihak penyelenggara di masa depan. Masyarakat Mamuju berharap acara yang akan datang bisa dikelola dengan lebih profesional, mulai dari perencanaan lalu lintas, kesiapan fasilitas, hingga durasi penampilan yang sesuai dengan ekspektasi.(*)