MAMUJU,BERITAKOTAMANAKARRA.CO – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bunde menunjukkan konsistensi dan komitmen tinggi dalam menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), memastikan 2.762 penerima manfaat di Kecamatan Sampaga, Sulawesi Barat, mendapatkan asupan gizi seimbang secara berkelanjutan.
Program MBG ini merupakan inisiatif strategis nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita, demi mencetak generasi emas di masa depan. SPPG Bunde berperan sebagai garda terdepan di wilayahnya, memastikan setiap porsi makanan yang didistribusikan tidak hanya bergizi, tetapi juga memenuhi standar mutu dan higienitas yang ketat.
Kepala SPPG Mamuju Irsyad Baharuddin dalam keterangannya, menegaskan bahwa seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan baku hingga penyajian, telah melalui pengawasan kualitas yang berlapis.
SPPG secara aktif menyerap bahan baku (sayuran, lauk-pauk, dan bahan pokok) langsung dari petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Strategi ini tidak hanya menjamin kesegaran bahan, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Untuk Mugu serta Higienis bahan baku hingga penyajian, telah melalui pengawasan kualitas yang berlapis.” ungkapnya. Rabu, 26/11/25.
Protokol kebersihan yang ketat diterapkan di dapur operasional, mencakup kebersihan alat masak, lingkungan dapur, hingga sanitasi petugas, untuk menjamin keamanan pangan.
Tim ahli gizi terus berinovasi dalam menyajikan menu yang bervariasi dan disukai anak-anak, memastikan antusiasme penerima manfaat dalam mengonsumsi makanan bergizi.
Konsistensi penyaluran MBG oleh SPPG Bunde memberikan dampak positif ganda. Secara langsung, program ini mendukung tumbuh kembang dan fokus belajar ribuan siswa Secara tidak langsung, keterlibatan aktif UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku telah menjadi motor penggerak ekonomi berkelanjutan di wilayah Kecamatan Sampaga.
Pemerintah Daerah setempat terus berkoordinasi erat dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Gizi Nasional (BGN), untuk mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan efektif, aman, dan mencapai target yang ditetapkan.(*)


Tinggalkan Balasan