MAMUJU, BKM – Menjelang momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Sulawesi Barat bergerak cepat menjamin keselamatan pemudik. Langkah konkret diambil melalui rencana pelaksanaan inspeksi keselamatan (rampcheck) besar-besaran terhadap armada bus dan kapal penyeberangan di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Kepala BPTD Kelas III Sulawesi Barat, Ahmad Rezy Setiawan, menyatakan bahwa rencana pelaksanaan pemeriksaan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan kesiapan teknis dan administrasi moda transportasi sebelum lonjakan penumpang terjadi.
”Rampcheck ini mencakup pemeriksaan fisik secara mendalam, mulai dari sistem pengereman, fungsi lampu, kondisi ban, hingga ketersediaan alat keselamatan. Kami juga memvalidasi dokumen perizinan untuk memastikan setiap armada benar-benar laik jalan,” tegas Ahmad Rezy pada Selasa (10/2).
Selain pemeriksaan teknis, BPTD Sulbar tengah mematangkan pembentukan Pos Pelayanan Terpadu di titik-titik krusial arus mudik. Pos ini nantinya akan berfungsi sebagai pusat koordinasi, tempat istirahat sementara bagi pengemudi, serta pos pemantauan kelancaran arus lalu lintas.
Pemeriksaan berkala ini dijadwalkan berlangsung di berbagai terminal tipe A, pelabuhan penyeberangan, serta beberapa titik singgah strategis di Sulawesi Barat guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan maupun di laut.
Ahmad Rezy juga memberikan peringatan keras kepada para operator angkutan untuk tidak mengabaikan perawatan rutin armada mereka. Selain faktor kendaraan, kondisi kesehatan kru dan pengemudi menjadi perhatian utama dalam mitigasi risiko perjalanan.
”Prioritas kami adalah zero accident. Kami meminta seluruh operator proaktif dalam pemeliharaan armada dan memastikan kru dalam kondisi prima. Dengan sinergi antara pemeriksaan ketat dan kehadiran Pos Pelayanan Terpadu, kami optimistis arus mudik tahun ini akan berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan