MAMUJU, BKM – Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Sulawesi Barat tengah bersiap menghentak Bumi Manakarra. Bukan sekadar pengukuhan struktural, pelantikan pengurus periode 2025–2030 yang dijadwalkan pada Februari mendatang dirancang menjadi sebuah “Pesta Rakyat” yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Kepastian ini dimatangkan dalam rapat konsolidasi panitia yang digelar di Rumah Adat Mamuju, Kamis (8/1/2026). Di bawah komando Ketua terpilih, Dr. Haedar Harun, KKSS Sulbar ingin menunjukkan bahwa organisasi ini hadir sebagai motor penggerak sosial dan ekonomi di Sulawesi Barat.
“Pelantikan ini kita kemas sebagai ajang silaturahmi besar warga KKSS sekaligus kontribusi nyata untuk masyarakat Sulawesi Barat. Kami ingin dampak keberadaan KKSS dirasakan langsung melalui aksi sosial dan pemberdayaan ekonomi,” tegas Dr. Haedar Harun di sela-sela rapat.
Rangkaian Acara Tiga Hari Penuh Makna
Perhelatan akbar ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026, yang dipusatkan di Rumah Adat Mamuju. Panitia telah menyusun agenda padat yang memadukan unsur budaya, ekonomi kreatif, dan kepedulian sosial:
- Ekonomi & Budaya (6–7 Februari): Masyarakat akan dimanjakan dengan Pasar Murah dan Pameran UMKM yang beroperasi hingga malam hari. Selain itu, Pameran Pusaka akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta sejarah dan budaya.
- Edukasi (7 Februari): Kampanye Sekolah Ramah Anak akan digelar sebagai bentuk kepedulian KKSS terhadap generasi masa depan.
- Puncak Acara (7 Februari Malam): Prosesi sakral Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus BPW KKSS Sulbar akan dilaksanakan dengan khidmat di Rumah Adat Mamuju.
- Kesehatan & Olahraga (8 Februari Pagi): Sebagai penutup, panitia mengajak warga untuk bergabung dalam Jalan Santai di Jalur Arteri Mamuju yang dirangkaikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.
Ketua Panitia memastikan seluruh persiapan teknis, mulai dari koordinasi pasar murah hingga layanan kesehatan, terus dipacu agar berjalan lancar. Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi KKSS Sulbar dalam mempererat simpul persaudaraan (paguyuban) sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan