MAMUJU, BKM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSS) Sulawesi Barat terus mematangkan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Langkah terbaru dilakukan melalui evaluasi intensif terhadap pengelolaan kanal informasi digital di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.
Rapat evaluasi yang berlangsung di Kantor DiskominfoSS Sulbar pada Minggu (1/3/2026) ini dipimpin oleh Kepala Bidang KPM, Dian Afrianty. Fokus utama pertemuan adalah meninjau sejauh mana efektivitas penggunaan situs web dan media sosial resmi sebagai pilar transparansi pemerintahan.
Dian mengungkapkan bahwa timnya melakukan pemantauan rutin untuk memastikan setiap instansi aktif mempublikasikan program kerja mereka. “Hasil pantauan sepekan terakhir menunjukkan tren positif. Partisipasi OPD dalam menyampaikan informasi kepada publik mengalami peningkatan signifikan,” ujar Dian.
Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, memberikan apresiasi atas respons cepat para kepala OPD. Menurutnya, langkah ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang ingin setiap instansi lebih komunikatif.
Ridwan menegaskan bahwa kanal digital bukan sekadar syarat administrasi SPBE, melainkan “wajah” pemerintah di mata masyarakat. Keaktifan publikasi ini bahkan menjadi salah satu indikator dalam penilaian kinerja yang berkorelasi dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
”Website dan media sosial adalah etalase kinerja kita. Jika dikelola secara konsisten dan transparan, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan meningkat tajam,” jelas Ridwan.
DiskominfoSS berkomitmen untuk tidak berhenti pada tahap evaluasi saja. Koordinasi dan pembinaan berkala akan terus dilakukan guna menjaga kualitas konten yang dipublikasikan. Upaya ini menjadi bagian dari visi besar Pemprov Sulbar dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berbasis kinerja digital. (Rls)


Tinggalkan Balasan