MAMUJU, BKM — Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III 2025 hari ini yang diadakan oleh KODIM 1418/Mamuju bertempat di Aula Andi Depu KOREM 142/Tatag, mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan dengan materi “Peran Pancasila dalam Pendidikan dan Kehidupan”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para kadet tentang pentingnya Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Gubernur Sulbar menyampaikan kepada peserta “Tanamkan pendidikan karakter karena cerdas saja tidak cukup, harus memiliki jiwa korsa, memiliki jiwa patriotisme,” kata Suhardi Duka.
SDK menjelaskan pentingnya hal itu karena kompetisi di masa depan makin ketat, generasi muda harus dipersiapkan agar mampu bersaing
Materi “Peran Pancasila dalam Pendidikan dan Kehidupan” disampaikan oleh narasumber, Arwin, S.Pi., M.Si, yang merupakan Dosen Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Muhammadiyah Mamuju. Dalam paparannya, menjelaskan bahwa Pancasila memiliki peran penting dalam pendidikan, yaitu sebagai pedoman dalam menjalankan proses pendidikan dan sebagai nilai-nilai yang harus dihayati oleh para siswa.
Narasumber juga menekankan bahwa Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Pancasila bukan hanya sekedar teori, tetapi harus diaplikasikan dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
“Kita harus mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam proses pendidikan, sehingga para siswa dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya
Kegiatan ini diikuti oleh 300 pelajar dari 13 sekolah di Mamuju ikut terlibat dalam kegiatan ini, berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan beragam materi bagi peserta.
Dengan demikian, kegiatan KKRI Gelombang 3 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman para kadet tentang pentingnya Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat menjadi inspirasi bagi mereka untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia dan beriman.(*)


Tinggalkan Balasan