​MAMUJU, BKM – Fajar baru saja menyingsing, namun aktivitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, sudah tampak begitu hidup. Sejak pukul 05.17 WITA, para petugas dan relawan sudah berjibaku di dapur, memastikan setiap porsi makanan yang akan didistribusikan memenuhi standar gizi dan kebersihan yang ketat.

Dalam pantauan di lokasi, tampak para petugas bekerja dengan sangat higienis, mengenakan perlengkapan lengkap mulai dari penutup kepala, masker, hingga sarung tangan tangan plastik. Mereka berbagi tugas dengan ritme yang teratur: ada yang menyiapkan nasi, menyusun lauk-pauk, hingga memastikan setiap baki stainless steel (ompreng) terisi sesuai dengan komposisi nutrisi yang telah ditentukan.

​Kepala SPPG Sinyonyoi, Syahriani Jufri, menyatakan bahwa kecepatan dan ketepatan waktu adalah kunci utama dalam operasional dapur gizi ini. Ia menekankan bahwa dedikasi tim di lapangan adalah jantung dari keberhasilan program ini di wilayah Kalukku.

​”Kami memulai aktivitas sangat pagi untuk menjamin makanan sampai ke tangan penerima manfaat dalam kondisi segar. Setiap relawan di sini memiliki peran penting, mulai dari pengolahan hingga pengemasan, semua dilakukan dengan penuh tanggung jawab demi masa depan generasi kita,” ujar Syahriani Jufri.

​Berlokasi di Jalan Poros Majene-Mamuju, Kelurahan Sinyonyoi, fasilitas ini menjadi salah satu titik sentral pemenuhan gizi di Kabupaten Mamuju. Kesigapan para relawan yang sering kali bekerja di balik layar ini menjadi bukti nyata komitmen Badan Gizi Nasional dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya sehat, tetapi juga dikelola secara profesional.

​Aktivitas rutin ini bukan sekadar rutinitas dapur biasa, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk melahirkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan cerdas melalui program Makan Bergizi Gratis (Zulkifli).