MAMUJU, BKM – Puluhan kendaraan tampak mengular dan tertahan di area SPBU 7491558 Simbuang, Kabupaten Mamuju, pada Saptu (20/12/25). Kondisi ini dipicu oleh terhentinya layanan pengisian BBM akibat adanya gangguan jaringan sistem yang terjadi secara mendadak.
Antrean yang didominasi oleh kendaraan roda dua dan roda empat ini menyebabkan kepadatan di sekitar pintu masuk SPBU. Para pengendara terpaksa menunggu tanpa kepastian karena mesin pompa tidak dapat memproses transaksi secara digital.
Menurut keterangan salah satu petugas SPBU Simbuang, kendala ini bukan merupakan masalah teknis internal, melainkan gangguan jaringan yang berdampak luas.
”Saat ini sedang terjadi gangguan jaringan dan ini berlaku bagi seluruh SPBU di Indonesia. Terkait sampai kapan gangguan ini berlangsung, kami belum bisa pastikan,” ujar petugas tersebut kepada media.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pusat mengenai pemulihan sistem agar pelayanan dapat kembali normal.
Kondisi ini memicu kekecewaan di kalangan masyarakat, terutama para pengendara yang sudah terlanjur mengantre panjang. Kurangnya inisiatif petugas dalam memberikan informasi di barisan depan menjadi sorotan utama.
Hasrillah, salah seorang pengendara yang ikut terjebak antrean, menyayangkan sikap pengelola SPBU yang tidak segera memasang tanda pemberitahuan di pintu masuk.
”Kalau memang ada gangguan, harusnya mereka segera buat papan informasi atau sekalian pasang plang yang menyatakan SPBU Simbuang tutup. Jadi kami tidak perlu membuang waktu mengantre panjang kalau memang tidak ada pengisian, sampai ada mobil ambulans juga ikut antre” ungkapnya dengan nada kecewa.
Pantauan di lokasi menunjukkan banyak pengendara yang akhirnya memilih keluar dari antrean dan mencari alternatif SPBU lain, meski kekhawatiran serupa juga membayangi titik pengisian BBM lainnya di wilayah Mamuju.
(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan