JAKARTA, BKM – Jasa Raharja bersinergi dengan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menggelar sosialisasi nasional bertajuk penguatan budaya keselamatan dan pemahaman asuransi penerbangan di Jakarta, Rabu (11/2). Langkah ini merupakan komitmen nyata Jasa Raharja sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia dalam menghadirkan perlindungan publik yang optimal.

Kegiatan edukasi ini menyasar generasi muda, khususnya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek serta komunitas penerbangan. Tujuannya jelas: meningkatkan literasi mengenai prosedur keselamatan udara serta memperjelas hak dan kewajiban penumpang dalam sistem transportasi nasional.

​Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci sektor transportasi udara, di antaranya Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, serta pakar penerbangan Alvin Lie.

​Dalam sambutannya, Muhammad Awaluddin menekankan bahwa keselamatan bukanlah sekadar aturan di atas kertas, melainkan budaya yang harus mendarah daging dalam setiap operasional.

​”Keselamatan penerbangan harus menjadi budaya yang hidup, tertanam dalam setiap pengambilan keputusan, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh penumpang,” tegas Awaluddin.

​Ia juga menjelaskan peran strategis Jasa Raharja sesuai UU No. 33 dan 34 Tahun 1964. Meski Jasa Raharja menjamin kecepatan santunan saat terjadi musibah, Awaluddin mengingatkan bahwa pencegahan tetaplah yang utama. “Santunan adalah tanggung jawab negara saat musibah terjadi, namun menjaga keselamatan agar musibah tidak terjadi adalah prioritas tertinggi kita bersama,” imbuhnya.

​Senada dengan hal itu, Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, menyoroti pentingnya komunikasi konsisten antara regulator, operator, hingga akademisi. Ia juga memperkenalkan konsep just culture—budaya keterbukaan dalam melaporkan risiko keselamatan tanpa rasa takut—sebagai fondasi sistem pencegahan kecelakaan yang kuat.

​Melalui diskusi interaktif dan simulasi, para peserta diharapkan tidak hanya paham secara teori, tetapi juga mampu menjadi agen literasi keselamatan di lingkungan mereka masing-masing.

​Dengan semangat melayani sepenuh hati, Jasa Raharja berkomitmen terus memperkuat sinergi lintas sektor dan integrasi data demi mewujudkan transportasi udara Indonesia yang aman, humanis, dan berdaya saing global.