MAMUJU, BKM – Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan 1447 H, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan publik yang optimal. Hal ini dibuktikan dengan peninjauan langsung yang dilakukan oleh Kepala Bagian TU dan Umum, M. Tahir, guna memastikan kesiapan petugas dan fasilitas layanan tetap berjalan kondusif pada Kamis (19/2/2026).
Langkah proaktif ini merupakan instruksi langsung dari Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim. Ia menekankan agar seluruh jajaran tetap menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas dalam bertugas, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
”Ibadah puasa bukanlah alasan untuk menurunkan produktivitas. Sebaliknya, ini adalah momentum untuk mendulang pahala melalui pengabdian terbaik dan ikhlas kepada masyarakat,” ujar M. Tahir saat menyampaikan pesan Kakanwil di sela-sela peninjauannya.
Lebih lanjut, kegiatan pengawasan ini menjadi bagian dari implementasi Reformasi Birokrasi dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulbar. Tujuannya jelas: memastikan standar pelayanan tetap terjaga demi mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
Masyarakat yang membutuhkan jasa hukum dan HAM tetap dapat mengakses berbagai layanan unggulan, baik secara luring maupun daring:
- Layanan Tatap Muka: Konsultasi hukum, pendampingan pendaftaran Perseroan Perorangan, serta layanan Kekayaan Intelektual seperti Merek, Hak Cipta, dan Paten.
- Layanan Online: Akses mandiri melalui portal AHU Online, aplikasi pendaftaran kekayaan intelektual daring, hingga portal informasi hukum terpadu.
Secara terpisah, Kakanwil Saefur Rochim menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah prioritas utama institusi. Ia telah menginstruksikan seluruh kepala divisi untuk melakukan pemantauan berkala guna mengantisipasi kendala teknis di lapangan selama jam operasional Ramadhan.
”Kami pastikan tidak ada hambatan. Petugas tetap siaga sesuai jadwal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegas Saefur. Ia juga mengapresiasi kedisiplinan pegawai di hari pertama puasa ini sebagai cerminan budaya kerja yang solid demi mencapai target kinerja organisasi yang maksimal.(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan