MAMUJU, BKM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulbar), Saefur Rochim, mengajak seluruh jajarannya untuk meningkatkan soliditas dan kontribusi nyata dalam pencapaian target kinerja organisasi.
Hal tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi virtual yang diikuti oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin; Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, John Batara Manikallo; serta para pejabat struktural di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulbar, Jumat (20/02/2026).
Dalam arahannya, Saefur Rochim menginstruksikan percepatan pelaksanaan program strategis, terutama pembangunan Zona Integritas (ZI) demi meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ia mengingatkan tim kerja untuk segera menuntaskan pengunggahan data dukung pada aplikasi Lembar Kerja Evaluasi (LKE) sebelum batas periode B03 berakhir.
”Kita harus bekerja secara terukur. Pastikan seluruh capaian kinerja terdokumentasi dengan bukti yang akurat dan nyata. Jangan biarkan dokumen menumpuk di akhir periode,” tegas Saefur.
Selain urusan administratif ZI, Kakanwil juga menyoroti pentingnya standarisasi tata naskah dinas. Ia meminta setiap konsep surat maupun Surat Keputusan (SK) dikoordinasikan secara intensif dengan tim Perancang Peraturan Perundang-undangan. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kualitas redaksional sekaligus memastikan setiap produk hukum di internal kantor wilayah sesuai dengan regulasi pusat.
Persoalan Barang Milik Negara (BMN) turut menjadi bahasan serius, khususnya terkait status tanah rumah dinas di kawasan Rangas. Diketahui, sebagian lahan tersebut masuk dalam area hutan lindung. Saat ini, Kanwil Kemenkum Sulbar tengah bergerak cepat menelusuri surat usulan dari Pemerintah Kabupaten Mamuju kepada Kementerian Kehutanan.
Upaya ini dilakukan guna mempercepat proses pelepasan kawasan hutan sehingga sertifikat tanah dapat segera diterbitkan sebagai bentuk pengamanan aset negara.
”Kerja terencana dan kolaborasi lintas fungsi adalah kunci. Dengan koordinasi yang solid, tugas seberat apa pun akan terasa lebih ringan dan hasilnya pasti optimal bagi organisasi dan masyarakat,” tutup Rochim.(Zul)


Tinggalkan Balasan