MAMUJU, BKM – Setelah proses pengemasan yang higienis di dapur pusat selesai, kesibukan di SPPG Bunde berpindah ke area logistik. Kendaraan operasional telah berbaris rapi, siap mengemban misi penting: memastikan ribuan porsi makanan bergizi sampai tepat waktu di meja belajar siswa.
Tim distribusi SPPG Bunde bergerak dengan jadwal yang sangat ketat. Mengingat pentingnya jam makan siang bagi konsentrasi belajar siswa, para petugas distribusi bekerja melawan waktu. Mulai dari pemuatan wadah-wadah makanan ke dalam armada hingga pengaturan rute perjalanan, semuanya dilakukan secara sistematis.
Setiap sekolah yang menjadi sasaran program mendapatkan porsi yang telah disesuaikan dengan data kehadiran siswa. Tim memastikan bahwa makanan tetap dalam kondisi hangat dan tertutup rapat hingga tiba di lokasi tujuan.
Kehadiran armada distribusi SPPG Bunde di gerbang sekolah selalu menjadi momen yang dinantikan. Para relawan distribusi disambut dengan antusias oleh para guru dan siswa. Proses serah terima dilakukan dengan cepat namun tetap tertata, di mana tim distribusi juga memastikan jumlah ompreng yang dikirim sesuai dengan manifes yang ada.
Dedikasi tim distribusi ini melampaui sekadar mengantar barang. Mereka adalah penyambung lidah dari upaya pemenuhan gizi yang dirancang di SPPG Bunde agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh generasi penerus bangsa.
Kepala SPPG Bunde, Irsyad Baharuddin, menegaskan bahwa proses distribusi adalah rantai yang sangat krusial dalam pelayanan gizi ini. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas makanan selama di perjalanan.
”Distribusi bukan hanya soal mengantar makanan, tapi soal memastikan amanah gizi sampai tepat waktu dan tetap higienis. Tim kami di lapangan bekerja dengan penuh tanggung jawab karena mereka tahu, di setiap kotak makanan itu ada harapan untuk kesehatan anak-anak kita,” tegas Irsyad Baharuddin, Jumat 19 Desember 2025.
Dengan koordinasi yang solid antara tim dapur dan tim distribusi, SPPG Bunde membuktikan bahwa manajemen pelayanan gizi skala besar dapat berjalan efektif demi menjangkau setiap sekolah di wilayah pelayanan mereka.
(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan