MAMUJU, BKM — Pekerjaan Pembangunan Rekontruksi Gedung Kantor Keuangan Negara Mamuju di sorot pegiat anti korupsi LSM Merdeka Manakarra Sulbar sebab diduga kuat tidak memiliki surat silo terhadap peminjaman alat tower crane yang belum diterbitkan pihak Disnaker Sulbar.

Rekontruksi Gedung Kantor Keuangan Negara (GKN) Mamuju dikerjakan PT. Sinar Cerah Sempurna dengan Nilai anggaran Rp. 130.000.000.000,-.

Ketua LSM Merdeka Manakarra Sulbar Andika Putra mendesak gedung kantor keuangan baik pusat dan daerah agar memberikan sanksi admnistratif pada vendor/pelaksana proyek, Ujarnya

“Sangat miris jika pihak swasta dalam proyek tersebut menyewa alat ,hal demikian di pertanyakan kenapa perusahaan tersebut dapat menang tender, Kemudian alat berat berupa excavator patut juga dipertanyakan apakah sudah memiliki silo atau tidak, kemudian BBM yang digunakan mesti Non Subsidi dari depot pertamina”, Kata Andika

Tambah Andika Putra bahwa jangan sampai izin silo belum keluar namun alat tower crane dan excavatornya sudah terpasang alias digunakan, ada dasar untuk diberikan sanksi secara adminsitrasi, Tegas Andika.

“hal sekcil ini saja pihak swasta diduga abai bagaiamana dengan pekerjaan lainnya,Kami minta disnaker sulbar agar memberikan teguran berupa sanksi mutlak”, Tutup Andika.
(Dzulkifli)