MAMUJU, BKM – Penantian panjang warga Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju selama satu dekade akhirnya berakhir manis. Pangdam XIV/Hasanuddin (Palakawira), meresmikan Jembatan Gantung Garuda yang membentang di atas Sungai Paniki pada Senin (9/3).
Kepala Desa Bonda, Abd Wahab, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas selesainya pembangunan jembatan ini. Ia menyampaikan terima kasih langsung kepada pihak TNI, khususnya jajaran Pangdam XIV/Hasanuddin, yang telah mewujudkan harapan warganya.
”Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Pangdam untuk meresmikan Jembatan Gantung Garuda di atas Sungai Paniki ini. Selain itu, apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di desa kami,” ujar Abd Wahab.
Senada dengan itu, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi memberikan pujian atas sinergi yang ditunjukkan oleh jajaran TNI dalam membantu percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, jembatan yang menghubungkan Dusun Paniki dengan Dusun Tawaro ini memiliki nilai strategis bagi mobilitas harian warga.
”Jembatan ini merupakan akses satu-satunya yang digunakan sebagai alternatif utama bagi warga dan siswa sekolah. Terima kasih teman-teman TNI yang telah membantu pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bonda. Sekarang manfaatnya sudah bisa langsung dirasakan masyarakat,” tutur Sutinah.
Jembatan ini merupakan bagian dari program nasional pembangunan 200 jembatan oleh Angkatan Darat. Untuk wilayah Mamuju sendiri, dialokasikan total 20 jembatan yang akan dikerjakan secara kolaboratif oleh Korem, Kodim, hingga Koramil guna memperlancar akses ekonomi dan pendidikan di pelosok daerah.(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan