MAMUJU, BKM – Kasus perkelahian antarwarga yang sempat terjadi di area SPBU Belang-Belang akhirnya menemui titik terang. Melalui proses mediasi di Mapolsek Kalukku, pihak-pihak yang terlibat sepakat untuk menyelesaikan perselisihan tersebut secara kekeluargaan atau berdamai.

​Kapolsek Kalukku, IPTU Hadaming, saat dikonfirmasi oleh media menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh masalah sepele di lapangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, perkelahian itu murni disebabkan oleh salah paham.

​”Kasus perkelahian yang terjadi di SPBU Belang-Belang itu murni karena salah paham. Pemicunya adalah saat salah satu pelaku merasa tidak terima karena kaca spion mobilnya tersenggol,” ujar IPTU Hadaming.

​Menanggapi laporan tersebut, personel Polsek Kalukku segera bergerak cepat untuk melakukan langkah persuasif. Kedua belah pihak dipertemukan untuk duduk bersama mencari jalan keluar tanpa melalui jalur hukum lebih lanjut.

​”Mereka sudah dimediasi oleh anggota Polsek Kalukku dan kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai,” tambah IPTU Hadaming.

​Selain mengklarifikasi penyebab perkelahian, IPTU Hadaming juga memberikan penegasan terkait isu yang beredar di masyarakat. Ia menepis kabar bahwa keributan tersebut berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan atau “pelangsir” BBM jenis Solar di lokasi tersebut.

​Pihak kepolisian memastikan bahwa insiden ini adalah konflik personal yang tidak ada hubungannya dengan distribusi bahan bakar di SPBU Belang-Belang. Dengan adanya kesepakatan damai ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan kembali kondusif.(Zulkifli)