MAMUJU, BERITAKOTAMANAKARRA. CO – Universitas Muhammadiyah Mamuju (UNIMAJU) mengukir sejarah dengan mewisuda tiga lulusan perdana dari Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSDP). Prosesi wisuda yang khidmat ini berlangsung di Ballroom D’Maleo Hotel, Sabtu, 22 November 2025, dan menjadi capaian penting bagi universitas dalam menjawab kebutuhan ahli pengelolaan potensi perairan di Sulawesi Barat.
Acara yang dihadiri oleh Rektor UNIMAJU Dr. H. M. Tahir, M.Si, Gubernur Sulawesi Barat, pimpinan Muhammadiyah Sulbar, dosen, orang tua wisudawan, serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan mitra kerja ini, berlangsung penuh makna. Dalam sambutannya, Rektor UNIMAJU menegaskan bahwa Wisuda V ini adalah bukti nyata bahwa UNIMAJU terus bergerak, bertumbuh, dan berkelanjutan.
“Kita membangun lebih dari sekadar institusi pendidikan, tetapi kita membangun peradaban berlandaskan iman, ilmu, dan pengabdian kepada ummat,” ujarnya. Rektor juga berpesan kepada para wisudawan untuk membawa nama baik almamater dengan akhlak mulia, integritas, dan prestasi dalam dunia profesional.
Program Studi MSDP sendiri memiliki sejarah panjang, lahir dari transformasi kelembagaan STIE Muhammadiyah Mamuju menjadi Universitas Muhammadiyah Mamuju pada tahun 2021 berdasarkan SK KEMENDIKBUD RI. Bersama tiga prodi lainnya (Agribisnis, Peternakan, dan Teknologi Hasil Perikanan), MSDP hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan tinggi yang berbasis kearifan lokal dan teknologi. Kepercayaan masyarakat terbukti dengan peningkatan jumlah mahasiswa yang signifikan, dimana saat ini prodi ini telah memiliki 93 mahasiswa aktif dari lima tingkatan.
Menurut Ketua Program Studi MSDP, Muh. Ardiansyah, S.Pi., M.Si, kelulusan angkatan pertama ini merupakan langkah penting dalam menghadirkan Sumber Daya Manusia yang kompeten di bidang pengelolaan perairan.
“Kehadiran angkatan pertama ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan proses pendidikan, tetapi juga menjadi bukti bahwa daerah memiliki potensi besar untuk melahirkan profesional yang mampu menjawab tantangan pengelolaan pesisir, kelautan, dan perairan darat,” tegas Ardiansyah.
Sementara itu, Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNIMAJU, Dr. Furqan, M.P.I., menyatakan bahwa wisuda perdana ini adalah momentum bersejarah bagi para wisudawan dan Sulawesi Barat.
“Ini adalah bukti bahwa UNIMAJU mampu melahirkan generasi ilmuwan perairan yang bukan hanya menguasai ilmu, tetapi Insya Allah juga berkarakter Islami dan berakhlak mulia. Angkatan pertama ini adalah pionir yang akan membuka jalan bagi adik-adik tingkatnya,” ujar Dr. Furqan.
Wisuda perdana ini bukanlah titik akhir, melainkan pijakan awal bagi UNIMAJU untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Universitas berkomitmen untuk memperkuat kurikulum, kualitas riset, dan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai instansi, sejalan dengan visinya menjadi Universitas Unggul Berbasis Ecodesign pada Tahun 2045.
Melalui lulusan pertamanya ini, UNIMAJU menegaskan perannya dalam melahirkan para profesional yang akan menjaga, mengelola, dan memakmurkan potensi besar sumber daya perairan negeri, membawa keberkahan bagi masyarakat dan bangsa.(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan