SULBAR, BKM — Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke‑80, sebanyak 544 orang personel dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Sulawesi (193) Barat dan jajaran (351) menerima kado istimewa berupa kenaikan pangkat.

Kegiatan laporan kenaikan pangkat ini dilaksanakan secara khidmat dan penuh sukacita, mencakup kenaikan pangkat personel Polri periode 1 Juli 2026 serta PNS Polri periode 1 Februari dan 1 April 2026, Selasa (30/6/26) di lapangan Tribrata Mapolda.

Kenaikan pangkat ini meliputi jenjang yang beragam, mulai dari pangkat tinggi AKBP hingga jenjang terendah, yakni dari Bharada ke Bharatu, serta bagi PNS meliputi kenaikan jenjang Panda ke Penda TK dan Pengatur ke Pengatur Tingkat I.

Dalam arahannya, Kapolda Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang didapatkan secara otomatis semata, melainkan bentuk penghargaan tulus yang diberikan institusi Polri sebagai wujud pengakuan atas dedikasi, loyalitas, kedisiplinan, integritas, serta kinerja nyata yang telah ditunjukkan selama bertugas.

“Kenaikan pangkat ini harus dimaknai sebagai buah dari perjuangan panjang dan pengabdian yang tulus. Ini adalah ucapan terima kasih negara kepada kalian. Namun ingat, dengan bertambahnya pangkat, maka tanggung jawab dan keteladanan yang harus ditunjukkan pun akan semakin besar dan lebih tinggi dari sebelumnya,” tegas Kapolda di hadapan seluruh peserta upacara.

Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan dan kemajuan yang diraih tidak pernah lepas dari dukungan keluarga. “Sadarilah, apa yang kalian capai ini tak terlepas dari doa dan dukungan istri serta keluarga yang selalu mendoakan agar tugas dapat dijalankan dengan aman dan baik,” tuturnya.

Secara khusus, Kapolda menyampaikan apresiasi mendalam kepada para Bhayangkari. “Terima kasih atas doa‑doa terbaik dan pengorbanan yang kalian berikan. Dukungan kalian menjadi kekuatan terbesar bagi para suami dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan dan melayani masyarakat,” tambahnya.

Momen paling menyentuh dan penuh makna terjadi saat sesi pemasangan tanda pangkat. Bagi personel yang telah berkeluarga, tanda pangkat dipasangkan langsung oleh pasangan masing‑masing sebagai simbol dukungan dan kebersamaan.

Sementara bagi yang belum berkeluarga, pemasangan dilakukan oleh Kapolda dan para Pejabat Utama Polda Sulbar sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan resmi.

Acara ditutup dengan ucapan selamat secara langsung dari Kapolda, para pejabat utama, serta Ketua Bhayangkari beserta pengurusnya. Suasana dipenuhi rasa syukur, kebahagiaan dan semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian di jenjang tanggung jawab yang lebih tinggi.

Humas Polda Sulbar