MAMUJU, BKM – Di balik gemerincing wadah stainless steel dan aroma harum tumis labu siam jagung yang merebak sejak pagi, ada misi besar yang sedang dipahat di SPPG Sampaga Bunde. Pada Kamis (27/8/2026), sebanyak 3.156 porsi makanan bergizi gratis bergerak dari dapur higienis menuju meja-meja belajar anak sekolah, membawa harapan baru untuk kesehatan generasi masa depan.
Program ini bukan sekadar tentang membagikan makanan gratis untuk mengenyangkan perut. Di balik setiap menu yang tersaji, ada perhitungan sains, kalori yang terukur ketat, serta kolaborasi erat antara Badan Gizi Nasional Republik Indonesia dan Yayasan Rangas Batara Berlayar.
Kepala SPPG Sampaga Bunde, Muhammad Irsyad, menegaskan bahwa presisi adalah kunci utama dalam meramu menu harian ini. Pihaknya tidak ingin sekadar memberikan porsi yang asal kenyang, melainkan asupan yang benar-benar dibutuhkan oleh tubuh anak sesuai usia mereka.
“Kami membagi distribusi ini menjadi dua formula yang sangat presisi, yaitu Porsi Besar dan Porsi Kecil. Setiap gram protein, karbohidrat, hingga serat kami hitung secara terbuka agar masyarakat dan orang tua tahu persis apa yang masuk ke tubuh anak-anak mereka. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memotong rantai stunting,” ujar Muhammad Irsyad.
Hari ini, menu yang dihadirkan mengombinasikan cita rasa lokal yang akrab di lidah anak dengan standar nutrisi modern. Seporsi bekal sehat tersebut berisi nasi putih, telur goreng BB kecap yang kaya protein, tahu crispy, tumis labu siam jagung sebagai sumber serat harian, manisnya pisang mas, serta dilengkapi dengan sekotak susu segar.
Transparansi nilai gizi yang dirilis secara terbuka hari ini menunjukkan angka yang mengesankan:
- Porsi Besar: Menyumbang energi sebesar 958,85 Kkal, dengan sokongan Protein 35,20 Gram, Lemak 32,21 Gram, Karbohidrat 131,99 Gram, serta Serat 2,64 Gram.
- Porsi Kecil: Diformulasikan khusus dengan kandungan Energi 707,17 Kkal, Protein 26,19 Gram, Lemak 27,59 Gram, Karbohidrat 89,04 Gram, dan Serat 2,16 Gram.
Melalui sinergi kuat bersama Yayasan Rangas Batara Berlayar, SPPG Sampaga Bunde ingin membuktikan bahwa pemenuhan gizi premium berstandar nasional bisa menyentuh setiap anak secara merata. Sepiring makanan hari ini adalah bahan bakar utama untuk melahirkan para pemimpin, pemikir, dan penggerak Indonesia di masa depan.(Zulkifli)


Tinggalkan Balasan