MAMUJU, BKM – Peta kekuatan politik di Bumi Malaqbi, Sulawesi Barat resmi memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) secara resmi melantik Andi Dody Hermawan untuk menakhodai DPD Partai Hanura Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) masa bakti 2025–2030.​

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat pada Minggu (24/5/2026) ini, menjadi sinyal kuat bahwa partai bernomor urut 10 tersebut tengah memanaskan mesin politiknya guna menghadapi tantangan elektoral ke depan.​

Mewakili DPP, Wakil Ketua Umum Bidang Peradaban dan Kebudayaan, DR. H. Imam Anshori Saleh SH, M.Hum, yang melantik langsung jajaran pengurus, menaruh ekspektasi besar pada nakhoda baru ini. Pihak pusat mendesak agar seluruh elemen kader di Sulbar segera menyatukan kekuatan tanpa menunda waktu.

​”Kami meyakini di bawah kepemimpinan Saudara Andi Dody Hermawan, Partai Hanura di Sulawesi Barat akan semakin solid, progresif, dan mampu mengembalikan kejayaan partai melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat,” ujar Imam Anshori Saleh.

Menjawab tantangan dari pusat, Andi Dody Hermawan menegaskan tidak ada waktu untuk bersantai. Dirinya memastikan bahwa perbaikan internal dari level provinsi hingga ke tingkat ranting di enam kabupaten menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Tiga langkah taktis yang akan segera dieksekusi di bawah kepemimpinannya meliputi:

  1. Penyelarasan Gerakan: Menyatukan frekuensi visi dan misi seluruh fungsionaris di enam kabupaten se-Sulbar.
  2. Optimalisasi Kader: Menyiapkan figur-figur potensial untuk siap tempur dalam kontestasi politik lokal maupun nasional.
  3. Sentuhan Akar Rumput: Membumikan program partai agar hadir sebagai instrumen solusi langsung atas problem kemasyarakatan di daerah.

​”Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus kita pikul bersama. Saya mengajak seluruh pengurus dan kader di Sulawesi Barat untuk bekerja keras, satu komando, dan kembali merebut kepercayaan masyarakat demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tutur Andi Dody di hadapan para kader.

​Ia juga menegaskan posisi Hanura Sulbar ke depan yang siap bersinergi demi kepentingan publik. ”Kami siap berlari, bekerja keras membawa Partai Hanura, dan kami siap mendukung program pemerintah yang pro-rakyat,” imbuhnya.

Momentum pelantikan ini dinilai banyak pihak sangat krusial, terutama dalam menaikkan posisi tawar (Bargaining Position) Hanura di tengah konstelasi politik daerah yang kian dinamis. Kehadiran wajah baru di kursi nomor satu Hanura Sulbar ini diharapkan mampu membawa warna segar dalam arah kebijakan dan pembangunan daerah.​

Agenda sakral ini turut disaksikan oleh jajaran fungsionaris DPP Hanura, para ketua DPC dari berbagai kabupaten, perwakilan lintas partai politik, serta barisan tokoh masyarakat setempat. (*)