SULBAR, BKM — Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menggelar pertemuan strategis bersama Kepala TVRI Stasiun Sulbar. Pertemuan ini membahas penguatan pelayanan publik, menjaga stabilitas keamanan daerah, hingga teknis pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang legal dan aman di wilayah Sulawesi Barat, Senin (15/6/26) diruang sendana Mapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Adi Deriyan juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi nasional dan daerah demi memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal.

Selain fokus pada keamanan, Kapolda juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam, kelautan dan pertanian di Sulbar yang menuntut semua pihak untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, Kapolda juga membeberkan rencana aksi sosial dalam waktu dekat ke Pulau Ambo, sebagai bentuk pelayanan yang merata di seluruh wilayah pelosok di Sulbar, tambahnya.

Selanjutnya, menindaklanjuti instruksi dari Mabes Polri, Polda Sulbar juga siap menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola dunia dari tingkat Polda, Polres hingga Polsek. Agar acara ini berjalan legal, Polda Sulbar bersinergi erat dengan TVRI selaku pemegang hak siar.

Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun Sulbar menjelaskan bahwa setiap penyelenggara nobar di tingkat jajaran kepolisian wajib melakukan pendaftaran resmi untuk mendapatkan legalitas. Hingga saat ini, tercatat sudah ada sekitar 100 lokasi di Sulawesi Barat yang mendaftarkan diri.

“Pendaftaran ini adalah bentuk legalitas. TVRI nantinya akan mengeluarkan barcode khusus bagi lokasi yang mendaftar agar masyarakat bisa ikut menikmati keseruan Piala Dunia secara sah,” jelas Kepala TVRI Sulbar.

Untuk memastikan tayangan menjangkau seluruh pelosok, TVRI Sulbar telah memetakan jalur distribusi siaran antara lain melalui Jalur Antena Terestrial yang Dapat diakses langsung oleh masyarakat di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu dan Mamasa.

Sedangkan untuk Jalur Aplikasi Streaming, wilayah Kabupaten Majene dan Polewali Mandar yang belum terjangkau antena, nobar dapat menggunakan aplikasi streaming resmi.

Pihak TVRI menambahkan, masyarakat atau penyelenggara di wilayah digital streaming dapat mengaktifkan paket melalui aplikasi MyTelkomsel dengan biaya sekitar Rp 80.000 untuk masa aktif satu bulan penuh, cukup untuk mengawal seluruh rangkaian pertandingan hingga babak final.

Melalui sinergi ini, diharapkan euforia pesta bola di Sulawesi Barat dapat berlangsung aman, tertib dan menghibur.

Humas Polda Sulbar