MAMUJU, BKM – Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Sampaga-Bunde di bawah naungan Yayasan Rangas Batara Berlayar kembali menyalurkan menu makanan bergizi seimbang pada Senin, 20 Juli 2026.

Langkah taktis ini menjadi bagian dari implementasi program Badan Gizi Nasional untuk memastikan pemenuhan nutrisi yang spesifik dan tepat sasaran bagi berbagai kelompok masyarakat.

Komposisi Sajian Menu Nutrisi

Sajian makanan harian ini dikemas secara higienis menggunakan wadah bersekat standar dengan kombinasi menu yang menggugah selera dan kaya nutrisi:

  • Nasi Putih: Karbohidrat utama penunjang energi harian.
  • Ayam Bakar Sambel Kacang: Sumber protein hewani utama yang gurih.
  • Tahu Goreng: Tambahan protein nabati yang padat gizi.
  • Lalapan Timun + Kol: Sayuran segar penyedia serat harian.
  • Semangka: Buah kaya air sebagai hidrasi alami dan vitamin.

Rincian Kandungan Gizi Tepat Sasaran

Untuk memastikan ketepatan asupan, pihak SPPG Sampaga-Bunde merilis rincian kalori dan makronutrien yang disesuaikan berdasarkan kelompok umur dan kebutuhan biologis:

  • TK / PAUD / SD Kelas 1-3 & BALITA
    • Energi: 571,27 Kkal | Protein: 26,07 Gram | Lemak: 28,86 Gram | Karbohidrat: 67,73 Gram | Serat: 1,35 Gram
  • SD Kelas 4-6 / SMP / SMA & BUMIL (Ibu Hamil) / BUSUI (Ibu Menyusui)
    • Energi: 814,05 Kkal | Protein: 34,00 Gram | Lemak: 35,05 Gram | Karbohidrat: 106,80 Gram | Serat: 1,53 Gram

Dorong Kualitas Belajar dan Kesehatan Ibu-Anak

Kepala SPPI Dapur SPPG Sampaga, Irsyad menjelaskan bahwa pembagian kategori kalori ini sengaja dirancang agar intervensi gizi berjalan efektif.

“Kami tidak bisa menyamakan porsi antara anak balita dengan remaja SMA atau ibu menyusui. Oleh karena itu, SPPG Sampaga-Bunde bersama Yayasan Rangas Batara Berlayar menerapkan standardisasi takaran gizi yang presisi. Langkah ini krusial untuk mendukung konsentrasi belajar siswa di kelas sekaligus menjaga kesehatan kelompok rentan seperti ibu hamil dan menyusui,” jelas Irsyad dalam tinjauannya.

Melalui komitmen pemenuhan gizi yang terukur dan transparan ini, diharapkan angka pemenuhan nutrisi di wilayah Mamuju dan sekitarnya dapat terus meningkat secara signifikan.

(Zulkifli)